Jenis Jenis Sumber Sejarah Berdasarkan Sifat Dan Bentuknya – Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa lampau secara sistematis dan kritis. Untuk memahami dan mengkaji sejarah dengan baik, di perlukan sumber-sumber yang dapat memberikan data dan informasi yang valid. Sumber sejarah merupakan segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk mengetahui dan memahami peristiwa masa lalu. Berdasarkan sifat dan bentuknya, Jenis Jenis Sumber sejarah terbagi menjadi beberapa jenis yang penting untuk di pahami oleh pelajar, khususnya dalam pembelajaran Sejarah kelas 10.
1. Sumber Sejarah Berdasarkan Sifatnya
Sumber sejarah berdasarkan sifatnya dapat di bedakan menjadi dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Pembagian ini di dasarkan pada tingkat kedekatan dan keaslian informasi yang di berikan.
a. Sumber Primer
Sumber yang langsung berkaitan dan berasal dari waktu terjadinya peristiwa yang sedang dikaji. Hal ini merupakan bukti asli yang belum mengalami interpretasi atau modifikasi dari pihak lain. Contoh sumber primer meliputi dokumen resmi, surat-surat, catatan harian, prasasti, artefak, benda-benda purbakala, dan wawancara langsung dengan saksi mata. Sumber primer sangat berharga karena memberikan gambaran yang asli dan autentik tentang peristiwa tertentu.
b. Sumber Sekunder
Sumber sekunder adalah sumber yang di buat berdasarkan interpretasi, analisis, atau pengolahan dari sumber primer. Biasanya, sumber ini di susun setelah terjadinya peristiwa dan berfungsi sebagai penjelas atau ulasan terhadap data primer. Contohnya adalah buku sejarah, artikel, ensiklopedia, dan karya ilmiah yang menyusun kembali fakta-fakta dari sumber primer. Sumber sekunder penting dalam memberikan konteks dan penjelasan yang lebih lengkap, namun harus di gunakan secara kritis karena bersifat tidak langsung dan terkadang mengandung interpretasi penulis.
2. Sumber Sejarah Berdasarkan Bentuknya
Selain berdasarkan sifatnya, sumber sejarah juga dapat di klasifikasikan berdasarkan bentuk fisiknya. Pembagian ini membantu dalam memahami media atau media yang di gunakan untuk menyampaikan informasi sejarah.
a. Sumber Lisan
Sumber lisan adalah sumber sejarah yang di peroleh dari wawancara, cerita, atau tradisi yang di sampaikan secara lisan dari generasi ke generasi. Biasanya, sumber ini berupa cerita rakyat, legenda, atau kisah yang di wariskan secara turun-temurun. Sumber lisan sangat berharga, terutama dalam menelusuri sejarah budaya dan kebiasaan masyarakat tradisional. Akan tetapi, keaslian dan keakuratan sumber lisan harus diverifikasi karena dapat mengalami perubahan seiring waktu.
b. Sumber Tertulis
Sumber tertulis adalah sumber sejarah yang berbentuk dokumen, tulisan, atau catatan yang di buat secara sadar dan sengaja oleh manusia. Contohnya meliputi prasasti, surat, naskah kuno, arsip, buku, dan dokumen resmi pemerintahan. Sumber tertulis sangat penting dalam penelitian sejarah karena menampilkan data yang relatif lebih terstruktur dan akurat. Keberadaan sumber tertulis memudahkan peneliti dalam memperoleh informasi yang lengkap dan sistematis.
c. Sumber Bukan Tertulis
Sumber bukan tertulis adalah sumber sejarah yang tidak berbentuk tulisan, melainkan berupa benda-benda fisik yang memberikan informasi mengenai masa lalu. Contohnya adalah artefak, bangunan kuno, monumen, patung, dan benda-benda budaya lainnya. Sumber ini sering di temukan dalam situs arkeologi dan memerlukan interpretasi khusus untuk memahami maknanya.
3. Pentingnya Memahami Jenis Sumber Sejarah
Memahami jenis-jenis sumber sejarah sangat penting bagi pelajar dan peneliti sejarah agar mampu menggunakan sumber secara kritis dan bijaksana. Penggunaan sumber yang tepat akan membantu memperoleh gambaran yang akurat dan lengkap mengenai peristiwa masa lalu. Selain itu, pengetahuan ini juga melatih kemampuan analisis dan skeptisme terhadap informasi yang di terima, sehingga mampu membedakan antara data yang valid dan yang tidak.
Secara garis besar, sumber sejarah berdasarkan sifatnya terbagi menjadi sumber primer dan sekunder, sedangkan berdasarkan bentuknya terbagi menjadi sumber lisan, tertulis, dan bukan tertulis. Setiap jenis sumber memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, serta peran yang berbeda dalam proses penelusuran sejarah.